Jawaban:
Samiri
Penjelasan:
Ketika Nabi Musa turun dari bukit Thursina, ia terkejut melihat kaumnya telah tersesat sepeninggalnya. Mereka berpesta-pora dan menyembah patung anak sapi yang terbuat dari emas.
Nabi Musa menegur saudaranya, yaitu Harun yang telah dititipi agar menjaga kaumnya dari kekufuran. Nabi Harun berkata bahwa ia sudah memperingatkan mereka, namun mereka tak menghiraukannya dan memandangnya dengan sebelah mata, karena mereka mengira Nabi Harun itu dianggap orang yang lemah.
Setelah diselidiki penyebabnya, ternyata Samiri-lah yang menjadi dalang utama yang mengajak Bani Israil untuk membuat patung anak sapi dan menyembahnya. Nabi Musa tampak marah sekali dan tiba-tiba mengutuk tindakan Samiri yang menyesatkan terhadap kaumnya itu.
Nabi Musa mengusirnya dan memperingatkan kepadanya supaya jangan pernah bergaul sama sekali dengan masyarakat, barang siapa yang menyentuhnya atau ia menyentuh orang lain niscaya badannya akan menjadi demam panas, itulah kutukan yang Allah berikan sewaktu hidup di dunia sedangkan di akhirat kelak akan dilempar ke dalam jurang neraka selamanya.
Setelah itu, Nabi Musa segera memerintahkan kaumnya yang telah tersesat karena menyembah patung anak sapi supaya bertaubat kepada Allah dengan pertobatan yang sungguh-sungguh. 70 orang perwakilan di antara kaumnya diajak ke bukit Thursina, dan mereka yang telah dipilih oleh Nabi Musa ini adalah orang-orang terbaik di antara kaumnya. Mereka diajak oleh Nabi Musa untuk memohonkan ampun untuk kaumnya yang berdosa.
Jawaban:
ini dari buku B. Arab Ku
ya bukan copas
Yang Mengajak Menyembah Anak Patung adalah Samiri.
Penjelasan:
Ketika Nabi Musa turun dari bukit Thursina, ia terkejut melihat kaumnya telah tersesat sepeninggalnya. Mereka berpesta-pora dan menyembah patung anak sapi yang terbuat dari emas.
Nabi Musa menegur saudaranya, yaitu Nabi Harun AS yang telah dititipkan agar menjaga kaumnya dari kekafiran. Nabi Harun AS berkata bahwa ia sudah memperingatkan mereka, namun mereka tidak mendengar dan memandangnya dengan sebelah mata, karena mereka mengira Nabi Harun AS dianggap orang yang lemah.
Setelah diselidiki penyebabnya, ternyata Samiri lah yang menjadi dalang utama yang mengajak Bani Israil untuk membuat patung anak sapi dan menyembahnya. Nabi Musa sangat marah sekali dan tiba-tiba mengutuk tindakan Samiri yang mensesatkan terhadap kaumnya itu.
Nabi Musa mengusirnya dan memperingatkan kepadanya supaya jangan pernah bergaul sama sekali dengan masyarakat, barang siapa yang menyentuhnya atau ia menyentuh orang lain niscaya badannya akan menjadi demam panas, itulah kutukan yang Allah SWT berikan sewaktu hidup di dunia sedangkan di akhirat kelak akan dilempar ke dalam jurang Neraka selamanya.
Setelah itu, Nabi Musa segera memerintahkan kaumnya yang telah tersesat karena menyembah patung anak sapi supaya bertobat kepada Allah dengan pertobatan yang sungguh-sungguh. 70 orang perwakilan di antara kaum nya diajak ke bukit Thursina, dan mereka yang telah dipilih oleh Nabi Musa ini adalah Orang-orang terbaik di antara kaumnya.
Mereka diajak oleh Nabi Musa untuk memohonkan ampun untuk kaumnya yang berdosa.
[answer.2.content]